Lucinta Luna Dan Sulitnya Dipenjara

Lucinta Luna Dan Sulitnya Dipenjara

gosipgakpenting.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Lucinta Luna Dan Sulitnya Dipenjara. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Lucinta Luna Dan Sulitnya Dipenjara

Kaki Lucinta Luna disebut bengkak-bengkak diduga akibat stres selama ditahan. Polisi memastikan ada dokter yang memberi penanganan dan tak ada perlakuan istimewa ke Lucinta Luna.”Kan di dalem kan polisi punya dokter kesehatan pasti akan diperiksa kesehatan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).

Jika memang benar kaki Lucinta Luna bengkak, dokter dari kepolisian akan melakukan pemeriksaan. Kombes Yusri juga menegaskan hingga saat ini belum ada keluhan dari Lucinta Luna di tahanan, termasuk soal depresi yang kambuh.”Selama ini nggak ada, pelayanan kita bagus dia juga mengakui pelayanan kita bagus,” ujarnya.Kombes Yusri mengatakan tak ada perlakuan khusus ke Lucinta Luna. Dia diperlakukan sama seperti tahanan lain.”Tahanan mana pun sama,” pungkas Kombes Yusri.

Sebelumnya diberitakan, kondisi terbaru Lucinta Luna disampaikan pengacaranya, Milano Lubis. Milano mengatakan Lucinta mengalami bengkak di bagian kaki.”Kondisinya kemarin dan tadi pagi dia bilang bahwa kakinya bengkak di kaki kiri sama di telapak kaki kiri,” jelas Milano saat ditemui di kantornya di kawasan Jakarta Selatan.”Ini dari efek dia stres kan, dia kalau stres emang efeknya ke badan. Bahkan awal-awal dia suka nyakar wajahnya cuma nggak luka aja. Dia kalau stres sampai depresi ya gitu menyakiti diri sendiri,” sambungnya.

Pemasok psikotropika berinsial IF untuk Lucinta Luna dirilis polisi. Ia berinisial IF. Ia mematok harga Rp 500 ribu untuk obat tersebut.”Sesuai dengan resep sekitar Rp 500 ribuan,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya saat ditemui di Polres Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).

Kata polisi, IF sudah tiga kali menyerahkan obat ke Lucinta Luna. Lucinta Luna meminta obat itu dengan dalih untuk menghilangkan depresi.”IF mengatakan bahwa sudah tiga kali menyerahkan obat kepada LL, karena obat ini sebagai obat tidur menghilangkan depresi,” tutur Yusri.

Polisi juga akan meminta keterangan ahli soal obat yang dipakai Lucinta Luna. Mereka terus mendalami kasus Lucinta.”Makanya kita perlu keterangan ahli dari dokter. Ini masih kita dalami, karena bukan satu merek ini saja, sering digunakan obat yang diracik,” katanya.Kini Lucinta telah ditahan polisi atas masalah tersebut. Ia positif menggunakan obat psikotropika jenis benzo.

Baca Juga : Rita Sugiarto Pedangdut Semok Takut Ganja Legal

Lucinta Luna terungkap ternyata baru menjadi perempuan sejak Desember 2019. Sebelumnya, ia sudah mengaku wanita tulen sejak dua tahun lalu.Polisi kemudian ditanya soal ada kemungkinan Lucinta melakukan pemalsuan identitas. Lantas, apa jawaban Kombes Pol Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya? “Pemalsuan apaan? Orang nggak ada yang dilanggar,” ujarnya, saat ditemui di Polres Jakarta Barat.

Soal pengakuan Lucinta Luna sudah sebagai perempuan sejak dulu, Yusri tak terlalu ikut campur. Yang terpenting, Yusri berpatokan ke KTP Lucinta saat ini.”Ya saya kalau KTP laki-laki ngaku perempuan salah nggak? Ngaku-ngaku saja mah nggak apa-apa. KTP-nya sudah putusan KTP baru itu,” tuturnya.

Identitas Lucinta Luna terungkap usai terjerat kasus narkoba. Ia diamankan polisi di Apartemen Thamrin City.Kini Lucinta sedang dalam tahanan polisi atas masalah tersebut. Ia positif menggunakan obat psikotropika jenis benzo.

 

Postingan Lainnya